SMAN 8 Bandung Targetkan Juara 1 Jurnas

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kawanan Rampok Gasak Rp 80 Juta dari Kantor Pos

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 24 April 2013

Menanti Keretaku Sayang

Mohon maaf kepada seluruh penumpang Kereta Api (KA) KRD tujuan akhir Cicalengka, perjalanan anda harus terhenti karena stasiun Cimekar mengalami gangguan. Begitulah kurang lebih pernyataan yang disampaikan oleh pihak stasiun Gede Bage setelah kereta cukup lama berhenti di stasiun Gede Bage. Kereta KRD dengan jadwal keberangkatan sekitar jam setengah tujuh dari Stasiun Bandung harus berhenti dikarenakan di Stasiun Cimekar ada Kereta Baraya Geulis mogok. Begitu penjelasan yang Saya dengar ketika berada di dalam kantor KA sambil mencari udara segar, keluar dari KA bersama penumpang lainnya. Pemberitahuan itu disampaikan dua kali melalui speaker dengan kalimat yang sama. Tidak dijelaskan ada gangguan apa. Sehingga setelah slesai pemberitahuan, teriakan penumpang terus silih berganti protes. Bagaimana tidak, desakan penumpang di dalam kereta, pengap, pegal karena terlalu lama berdiri, tangisan anak kecil yang sulit dihentikan, mungkin karena kepanasan. Belum lagi pandangan mata saya yang tertuju pada seorang Kakek dengan tempelan salonpas di kedua sisi kepalanya kelelahan menunggu, lantas Ia mengantuk, kemudian jongkok untuk istirahat sambil tertidur. Syuukurlah Ia baik-baik saja dan masih mampu bersabar menunggu dengan keadaan seperti itu. Berbeda dengan keadaan pedagang minuman dingin asongan, dipanggil di sini-sana dan laku cepat semua minumannya saat itu. Sementara bagi penumpang yang sengaja turun dari kereta terlebih dahulu, sebagian besar ada yang hanya menunggu dihalaman stasiun, bertanya perihal pemberhentian kereta di stasiun Gede Bage, dan lainnya, kemudian mendapatkan kejelasan mengapa kereta diberhentikan dan memakan waktu yang cukup lama. Saya hanya ingin mengingatkan bahwa pentingnya komunikasi dan mengkomunikasikan sesuatu. Apalagi ini menyangkut kepentingan umum, dalam hal ini komunikasi antara PT. KAI dengan penumpang yang mengalami kejadian ini saat Sabtu malam tanggal 17 November 2012. Sebaiknya, pemberitahuan yang disampaikan melalui speaker tersebut dilanjutkan dengan memberikan keterangan sebab kereta harus diberhentikan.melalui speaker juga, sehingga penumpang yang cape dan kesal akibat menunggu lama, tidak melampiaskan kekesalannya dengan teriakan-teriakan protes, padahal seharusnya mereka yang berteriak memaklumi karena terjadi gangguan disebabkan Kereta Baraya Geulis dengan tujuan akhir Bandung-Padalaran mogok di stasiun Cimekar. Dengan itu, informasi diterima oleh seluruh penumpang, tidak hanya bagi penumpang yang sempat turun. Sehingga ketika penumpang harus menunggu lama seperti itu, penumpang juga dapat sedikit sabar dan bisa memaklumi. Akhirnya kereta yang seharusnya sampai di stsaiun tempat Saya turun, Stasiun Rancaekek sekitar pukul 19.00 WIB. kembali diberangkatkan setelah petugas PT. KA Gede Bage menerima laporan bahwa kereta sudah dapat diberangkatkan karena satu-satunya jalur yang sudah bisa dilewati atau digunakan kembali. Alhasil Kereta sampai di Rancaekek pada pukul 20.54 WIB.

Jumat, 19 April 2013

Kawanan Rampok Gasak Rp 80 Juta dari Kantor Pos

Bandung - Sekawan perampok bersenjata berhasil menggasak uang sebesar 80 juta dari Kantor Pos Cabang Cibaduyut di Jalan Raya Cibaduyut Raya, Kelurahan Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kamis (18/04
) siang.

Menurut Wakil Kepala Kantor Pos Bandung Hany Sartana, kawanan perampok itu terdiri dari tiga orang yang menggunakan helm fullface. Dimana setiap perampok membawa senjata untuk mengancam para karyawan yang sedang berkerja.

“Ketiga pelaku ada yang menggunakan senpi dan sajam. Mereka masuk dan langsung menodongkan senjata ke arah dua pegawai bahkan satu pegawai yang baru saja masuk ikut ditodong dan mulutnya dilakban,” jelasnya kepada wartawan.

Ketiga orang karyawan yang diskap terdiri dari Firman Munajat (Kepala Cabang), Asep Yanyan (staf), dan Asep Tedy (staf) ditutup mulutnya menggunakan lakban dan tangannya diikat.

Hanya dalam waktu sekitar 15 menit, para perampok berhasil menggasak uang tunai senilai Rp80 juta yang baru saja selesai dihitung oleh Kepala Cabang. Usai melancarkan aksinya, ketiga pelaku langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor jenis matik ke arah Kabupaten Bandung.

Setelah dilakukan olah TKP, Kepolisian dari Polsekta Bojongloa Kidul dan Saatreskrim Polrestabes Bandung Tengah langsung melakukan pengejaran terhapad pelaku. [Mahdi/BK]

Rabu, 17 April 2013

NANGKRINGAN MAS BRO SEBAGAI RUANG BEREKSPRESI

Ketika malam menampakkan senyumnya ditemani cahaya bulan yang nampak bersinar malam ini, beberapa orang yang asyik berkumpul disalah satu tempat yang dinamakan Nangkringan Mas Bro, tempat yang dijadikan salah satu tempat favorit  mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung dikala senggang ketika hari mendekati malam. 

Tempatnya tidak jauh dari kampus UIN  sendiri. Nangkringan Mas Bro seakan menjadi tempat alternatif bagi para mahasiswa yang senang nongkrong  sebagai tempat diskusi, ngobrol atau hanya sekedar melepas kepenatan sekaligus menyantap makanan  yang dijual di Nagkringan Mas Bro.

Nangkringan mas bro terinspirasi sekitar tahun 2007 ketika beberapa orang pendiri Nangkringan mas bro melakukan Backpaker dari Yogya ke Lombok, dan disanalah ide itu muncul seketika, namun ide ini baru terealisasikan pada bulan Juni 2012.  

Para pendiri ini terdiri dari empat orang yaitu Irvan Nugraha, Nurhadi Miharja, Mulyadi serta Mira Siti Fatimah. Nangkringan Mas Bro bertujuan bukan hanya sekedar bisnis tapi menjadikan ruang alternatif sebagai tempat menyalurkan ide-ide dan idealisme para mahasiswa yang  dasarnya mahasiswa sebagai pemikir serta penggagas apalagi bagi para aktivis yang bisa menyalurkan apa yang menjadi inspirasinya dari keterbatasan ruang dalam berekspresi. 

“ Saya berharap Nangkringan Mas Bro bisa menjadi ruang alternatif untuk mahasiswa dalam berdiskusi sehingga ada ruang bebas dan bukan hanya bisnis tapi melainkan  mengekspresikan diri bagi para mahasiswa” ungkap Irvan salah satu pendiri Nangkringan Mas Bro.

Nama Nangkringan Mas Bro sendiri sebenarnya diambil dari angkringan yang memang kebanyakan ankringan berasal dari Jawa namun berhubung ada di tatar sunda jadi dinamakan nangkringan sedangkan mas bro sendiri adalah plesetan dari panggilan akrab sehingga dinamakan nangkringan Mas Bro yang bisa dijadikan tempat kumpul para mahasiswa.  

Nangkringan mas Bro buka sekitar 17.00 sampai tengah malam. Menu yang menjadi andalannya yaitu susu jahe, wedang jahe serta nasi kucing. Bahkan nasi kucing bisa habis terjual lebih dari 60 bungkus setiap harinya. Setiap hari minggu serta hari libur lainnya, Nangkringan Mas Bro libur karena memang pangsanya untuk para mahasiswa sehingga mengikuti kegiatan mahsiswa.

Nangkringan mas bro menjadi pilihan bagi mahasiswa, selain tempat yang asyik dijadikan melepas kepenatan tapi menjadi tempat untuk jajan murah, karena harga menu di nangkringan Mas Bro ini relative murah dan terjangkau untuk kalangan mahasiswa. Harapan dari salah satu pendiri berharap angkringan ini bisa membuka cabang namun masih di kawasan kampus dan kedepannya ingin menjadi Republik Nangkringan. 

Terserempet, Dua Pengendara Motor Adu Jotos

Bandung,- Seorang pengendara sepeda motor yang sedang membawa istri dan anaknya terserempet motor di belakangnya hingga terjatuh ketika hendak menyebrang ke Selter Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Parakanmuncang, Rancaekek Bandung, Kamis (8/12) pagi.

Menurut saksi mata yang melihat kejadian tersebut, korban yang diserempet itu hendak menyebrang untuk mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina. Namun dibelakang ada motor yang mengikuti dan hendak menyalip ke arah kiri motor yang didepannya dan seketika kecelakaan itupun tidak dapat terelakan.

Saat kecelakaan terjadi, pemuda yang menyerempet motor itu sempat akan melarikan diri namun ada warga yang menghentikan pemuda itu. Mereka sempat cekcok adu mulut saling menyalahkan antar keduanya. Bahkan korban yang diserempet kesal dan sempat memukul pemuda itu karena disalahkan. Untungnya warga setempat dapat menghentikan pertikaian mereka.

Korban dan pemuda itu akhirnya memutuskan menghentikan pertikaian dan saling meminta maaf, dan masing – masing meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Menurut warga setempat memang di daerah  jln. Parakauncang, Rancaekek itu rawan terjadi kecelakaan bahkan sampai memakan korban jiwa.***

Rabu, 10 April 2013

Bocah TK Dicabuli Siswa SD Hingga Pendarahan

Situbondo - Perbuatan tak senonoh saat ini rupanya bukan hanya milik orang dewasa saja. Di Situbondo, seorang siswa kelas IV SD nekat mencabuli bocah tetangganya yang masih duduk di bangku TK hingga mengalami pendarahan.

Bocah 5 tahun itu ajak pelaku melakukan hubungan layaknya suami istri di kamar rumahnya, saat kedua orang tuanya tidak ada di rumah. Tak hanya pendarahan saja, bocah bau kencur itu juga kesakitan pada kemaluannya.

Namanya bocah, korban pun segera menceritakan kejadian yang baru dialami ke orang tuanya. Sontak saja sang orang tua langusng naik pitam, hingga bergegas melaporkan kejadian yang menimpa putrinya ke Mapolres Situbondo.

"Sekarang kasusnya sedang dalam penanganan Unit PPA Satreskrim. Kami masih memintai keterangan saksi-saksi dan menunggu hasil visum et repertum korban dari dokter," kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP H Sunarto kepada detikSurabaya.com, Kamis (11/4/2013)

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, dugaan aksi pencabulan yang dilakukan BM terhadap korban terjadi sekitar pukul 11.00 Wib, Rabu (10/4/2013) kemarin. Saat itu, korban bersama teman-teman sebayanya bermain di dekat rumah pelaku. Entah setan mana yang merasuki pelajar 15 tahun itu hingga tiba-tiba memanggil korban dan mengajaknya masuk ke dalam rumah.

Mendapat panggilan itu, korban yang masih lugu langsung menghampiri. Setibanya di dalam rumah, pelaku membawa korban ke dalam kamarnya dan menutup pintu. Di dalam kamar itulah, konon pelaku mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri hingga bocah bau kencur itu mengalami pendarahan.

"Pelaku itu sekolahnya memang masih kelas IV SD, tapi usianya sudah setara dengan siswa kelas I SMP. Mungkin karena sering tidak naik kelas. Mereka semua warga saya dan masih bertetangga, rumah pelaku dan korban itu dekat, saling membelakangi. Waktu kejadian, ayah pelaku bekerja sopir dan ibunya keluar rumah untuk merawat keponakannya," tukas Kepala Desa tempat pelaku dan korban tinggal, Wawan.

Menurut AKP H Sunarto, informasi sementara dari hasil visum dokter tidak terjadi kerusakan apapun pada selaput darah korban. Meski begitu, pihaknya akan tetap menunggu hasil resmi visum et repertum yang diperkirakan baru keluar beberapa hari ke depan. Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi-saksi.

"Pada saatnya pelaku juga akan kita panggil. Jika terbukti bersalah, tentu saja nanti akan ada sanksi hukumnya," tegas mantan Kapolsek Srono, Banyuwangi itu.


(fat/fat)
Sumber : http://m.detiksurabaya.com/

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More